Inspeksi Mendadak, Satpol PP Masih Temukan Elpiji 3 Kilogram di Warung Makan

Petugas mendapati warung makan yang masih menggunakan gas melon di Jalan Ir Haji Juanda, Senin (07/01/2019) sore. Netizen.media

Netizen.media – Inspeksi mendadak (sidak) terhadap sejumlah usaha kuliner yang masih menggunakan gas elpiji 3 kilogram, kembali dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) Kota Pontianak, pada Senin (07/01/2019) sore.

Beberapa rumah makan di wilayah Pontianak Timur, Selatan, dan Kota, didatangi secara tiba-tiba, guna memastikan tak ada lagi pengusaha makanan yang menggunakan tabung gas melon.

my home

Dari sejumlah inspeksi yang dilakukan, hasilnya didapati satu warung makan di Jalan Ir. Haji Juanda yang masih menggunakan gas melon. Petugas mendapati dua unit tabung gas melon di warung yang menjual Soto sebagai menu andalannya itu.

Kepala Satpol PP Kota Pontianak, Syarifah Adriana mengatakan, untuk pengusaha yang terjaring dalam inspeksi kali ini, petugas meminta warung makan tersebut untuk menukarkan dua unit gas melon yang dimiliki dengan tabung ukuran 5,5 kilogram yang disiapkan petugas, di Kantor Satpol PP Pontianak esok pagi.

“Kita ambil KTP nya, besok jam 9 pagi dia akan membawa dua tabung gas melon itu dan ditukar dengan tabung 5 kilo,” katanya usai inspeksi, di Kantor Satpol PP Pontianak.

Adriana melanjutkan, tak seperti inspeksi sebelumnya, pengusaha kuliner yang menggunakan gas melon saat ini sudah jarang ditemui. Efek pemberitaan di berbagai media massa soal inspeksi yang dilakukan pihaknya, kata Adriana, sudah semakin terasa.

“Terasa betul. Karena kemarin kita jalan langsung ketemu. Kalau ini berkeliling masih agak sulit. Karena sudah ada efek jera, masyarakat (pengusaha) sudah mengetahui bahwa jika memakai gas melon itu akibatnya tidak baik,” paparnya.

Ke depan, pihaknya kata Adriana, akan kembali menertibkan unit-unit usaha yang beromzet lebih dari Rp 800 ribu per hari. Termasuk warung-warung kopi yang dianggap melampaui omzet tersebut.

“Ke depan yang namanya usaha melebihi Rp 800 ribu sehari omzetnya tetap akan kita tertibkan. Termasuk warung kopi,” tukasnya.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...