SMA Negeri 2 Sekadau Mangkrak, Ini Kata Legislator Kalbar… 

Perwakilan warga memperlihatkan foto SMA Negeri 2 Belitang Hulu Kabupaten Sekadau yang mangkrak, kepada wartawan di DPRD Provinsi Kalbar, Selasa (08/01/2019). Netizen.media.
Perwakilan warga memperlihatkan foto-foto gedung SMA Negeri 2 Belitang Hulu Kabupaten Sekadau yang mangkrak, kepada wartawan di DPRD Provinsi Kalbar, Selasa (08/01/2019). Netizen.media.

Netizen.media – Miris. Pembangunan SMA Negeri 2 Belitang Hulu, Kabupaten Sekadau dengan pagu mencapai Rp2,4 Miliar, hingga kini tidak kunjung rampung. Mangkrak. Sehingga siswanya “ngekost” ke tetangganya, SMP Negeri 6.

“Saya sangat menyayangkan bangunan dengan anggaran Rp2,4 Miliar itu belum selesai,” kata Hendri Makaluasc, Anggota DPRD Provinsi Kalbar Daerah Pemilihan (Dapil) Sekadau-Sanggau.

my home

Keprihatinan itu disampaikan Hendri usai menerima audensi perwakilan warga Belitang Hulu, di Ruang Rapat Komisi V DPRD Provinsi Kalbar, Selasa (08/01/2019).

Hendri Makaluasc
Hendri Makaluasc

Hendri mengatakan, perwakilan warga yang menemuinya itu memperlihatkan foto-foto kondisi gedung SMA Negeri 2 Belitang Hulu yang belum selesai dibangun.

“Sudah lama dibangun, sejak 2016. Tetapi sampai saat ini belum selesai. Hanya bentuk luarnya yang kelihatan, belum ada ruang-ruangnya,” sesal Hendri.

Legislator Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini mengatakan, sebenarnya sejak 2017, seluruh pengelolaan SMA dan SMK sudah menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar.

Tetapi, khusus SMA Negeri 2 Belitang Hulu ini belum diserahkan ke Pemprov Kalbar. Kewenangannya masih di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sekadau.

“Berdasarkan keterangan yang kita terima, SMA tersebut belum diserahkan ke Pemprov, karena terdapat kendala berupa persoalan hukum. Kita belum tahu pasti juga kendala dimaksud,” ujar Hendri.

Ia sangat berharap, Pemkab dan DPRD Sekadau dapat segera menyelesaikan persoalan tersebut, karena keberadaan gedung sekolah dimaksud sangat dibutuhkan.

Pemprov dan DPRD Provinsi Kalbar, lanjut Hendri, belum bisa berbuat banyak terkait SMA Negeri 2 Belitang Hulu tersebut, lantaran kewenangannya masih di Pemkab Sekadau.

“Namun saya sebagai Anggota DPRD Provinsi Kalbar Dapil Sekadau, tetap akan memonitor, bagaimana agar sekolah tersebut dapat beroperasi,” ucap Hendri.

Ia menyarankan, perwakilan warga yang menemuinya segera berkoordinaai dengan instansi terkait atau Pemkab dan DPRD Sekadau, terkait persoalan SMA yang sudah memiliki tiga angkatan peserta didik itu.

Hendri sangat berharap pembangunan SMA Negeri 2 Belitang Hulu tersebut dapat segera dirampungkan. “Karena kalau tidak, bisa menjadi temuan (BPK-RI, red). Anggaran Rp2,4 Miliar itu menjadi percuma,” ingatnya.

Sementara itu, salah seorang perwakilan warga, Januardikdo ditemui usai audensi, mengaku kalau warga di desanya sangat berharap SMA Negeri 2 Belitang Hulu itu bisa segera digunakan.

“Karena keberadaan gedung sekolah ini diharapkan menjadikan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) kami di desa akan lebih baik,” kata Januardikdo.

Ia sangat berharap, Legislator Kalbar Dapil Sekadau dapat mem-blow-up terkait permasalahan ini. “Pada intinya kami sangat mengharapkan sekolah itu bisa rampung. Minimal bisa digunakanlah,” ucap Januardikdo.

Terkait saran untuk berkoordinasi dengan Pemkab dan DPRD Sekadau, Januardikdo mengaku akan berkoordinasi dengan rekan-rekannya, dan warga yang diwakilinya terlebih dahulu.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...