Tak Ada Lagi Tes Tertulis di SBMPTN 2019

Ilustrasi.

Netizen.media – Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) tak akan diberlakukan lagi di SBMPTN 2019, dan diganti dengan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

Hal ini disampaikan Wakil Rektor Universitas Tanjungpura Pontianak, Aswandi, ketika diwawancarai pada Rabu (09/01/2019).

my home

Dijelaskannya, UTBK sendiri penyelenggaraannya kurang lebih seperti TOEFL ataupun IELTS. Hasil tes tersebut berlaku selama satu tahun dan digunakan masuk PTN yang masing-masing memiliki batas nilai kelulusan.

“Tahun ini tidak ada lagi yang pakai soal cetak, semuanya menggunakan sistem komputer,” jelasnya.

Ia melanjutkan, UTBK sendiri nantinya akan menjadikan SBMPTN tidak lagi menggunakan tes. Tetapi tergantung dari nilai UTBK yang dihasilkan calon mahasiswa. Nilai UTBK nantinya juga dapat digunakan dalam jalur mandiri.

Materi tes UTBK terdiri dari Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA). Para calon mahasiswa hanya akan mendapatkan kesempatan tes UTBK sebanyak dua kali.

Peserta harus membayar biaya UTBK sebagai syarat pendaftaran SBMPTN sebesar Rp 200 ribu setiap kali mengikuti UTBK.

Pria yang dikenal sebagai pengamat pendidikan ini menilai, penggunaan UTBK pada SNMPTN Tahun 2019 akan jauh lebih efektif.

Salah satu contohnya adalah terkait dengan pengawasan, yang ketika menggunakan sistem komputer maka pengawasan akan lebih mudah, karena jumlah pengawas tidak terlalu banyak.

“Itu dari sisi pengawasan, belum yang lain. Saya pastikan ini akan lebih efektif, kalau kita menggunakan UTBK itu,” jelas dia.

Aswandi melanjutkan, untuk tempat tes UTBK, Untan bekerjasama dengan beberapa sekolah yang mempunyai sarana prasarana komputer.

Sejauh ini pihaknya sendiri sudah memetakan sekolah mana saja yang akan dijadikan tempat UTBK.

“Jadi tesnya bukan hanya di Untan, hampir semua SMA dan SMP kita jadikan tempat tes. Tentu dengan sarana dan prasarana komputer yang baik,” jelas dia.

Sementara itu, Rektor Untan, Thamrin Usman menyambut baik langkah yang dilakukan LTMPT tahun ini. Menurutnya, tes berbasis komputer juga akan efektif diperuntukkan bagi para calon mahasiswa yang berasal dari daerah.

“Sangat efektif. Jangan khawatir, di daerah itu manusia punya kemampuan survival. Meskipun dia mungkin belum dikenalkan dengan IT (information technology), tapi dengan adanya sistem begini dia akan menyesuaikan diri untuk mampu belajar menguasai IT itu. Karena kalau kita terlalu mengkhawatirkan mereka kapan kita mau maju,” paparnya.

Para calon mahasiswa yang berasal dari daerah, lanjut Thamrin, kemungkinan besar akan melakukan UTBK di Pontianak. Mengingat sekolah-sekolah yang memiliki fasilitas berada di Pontianak.

Ia melanjutkan, nantinya saat pelaksanaan UTBK, soal baru akan keluar ketika para calon mahasiswa sudah memasukkan data yang diminta di komputer. Hal ini dikatakan Thamrin bagus untuk menghindari kebocoran soal.

“Jadi kita menghindari kemungkinan hacker, kemungkinan soal itu bocor. Jadi kalau ada berita satu malam sebelum hari H ada kebocoran soal, itu hoax,” tutupnya.

Pendaftaran UTBK akan dibuka pada 12 Januari hingga 27 Maret 2019. Pelaksanaan tes dilakukan pada 30 Maret sampai 26 Mei. Sementara pengumuman hasil UTBK diumumkan kurang lebih 10 hari setelah tes.

Untuk informasi lengkap, calon mahasiswa bisa mengunjungi laman https://pendaftaran-utbk.sbmptn.ac.id.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...