Kejar Target, Polresta Komitmen Tingkatkan Pelayanan Publik

Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir (tengah) berfoto bersama tamu undangan usai acara, di Aula Mapolresta Pontianak Kota, Jum’at (11/01/2019). Foto: Istimewa.

Netizen.media – Setelah berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang diperoleh pada 10 Desember 2018 lalu dari Kementerian PAN-RB, Polresta Pontianak Kota kembali melakukan upaya untuk mencapai predikat zona integritas Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Upaya ini ditegaskan lewat sosialisasi yang dilakukan Polresta Pontianak Kota kepada sejumlah pihak, dalam acara pencanangan Pembangunan Zona Integritas Polresta Pontianak Kota Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), di Aula Mapolresta Pontianak Kota, Jum’at (11/01/2019) pagi.

my home

Pihak-pihak yang dimaksud diantaranya Wakil Bupati Kubu Raya, Wakil Walikota Pontianak, Ombudsman Kalbar, Dandim 1207 BS, Kajari Pontianak, Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak dan sejumlah tokoh adat.

“Tadi kami mengajak forkopimda, Ombudsman dan tokoh masyarakat, untuk menjadi saksi komitmen kami dalam meningkatkan pelayanan publik yang bersih dari pungli, bebas diskriminasi, transparan, dan akuntabel,” kata Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir, usai acara.

Demi mengejar target predikat WBBM di tahun 2019, Kombes Pol Anwar mengajak seluruh jajarannya untuk berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Sebab, standar nilai dari WBBM dikatakan Kapolresta, lebih tinggi dari WBK.

“Komitmen yang ada, pertama adalah menjaga pelayanan publik ini harus benar-benar zero, yaitu bebas dari pungutan liar. Jangan sampai karena nila setitik rusak susu sebelanga. Jangan sampai karena ulah oknum bisa merusak yang lain, merusak predikat ini,” paparnya.

Kombes Pol Anwar melanjutkan, beberapa inovasi pelayanan masyarakat yang akan dilakukan pihaknya antara lain adalah optimalisasi sistem panic button, door to door system dan ngopi kamtibmas.

Tak hanya itu, dari sisi internal perbaikan juga akan turut dilakukan. Sejumlah perbaikan tersebut, sambung Kombes Pol Anwar, mencakup enam area perubahan.

“Secara internal juga perlu perbaikan-perbaikan kinerja. Di mana ada enam area perubahan, yaitu manajemen perubahan, tata laksana, manajemen SDM, akuntabilitas, penguatan pengawasan dan peningkatan kualitas pelayanan publik,” tegasnya.

Untuk itu, dirinya berharap semua pemangku kepentingan daerah dapat ikut mengontrol dan mengawasi Polresta Pontianak Kota dalam pelaksanaan peningkatan kualitas pelayanan publik ini.

Di tempat yang sama, Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus, menyambut baik upaya yang dilakukan Polresta Pontianak Kota. Menurutnya, predikat WBK dan upaya menuju WBBM yang sedang dilakukan Polresta Pontianak Kota dapat menjadi pembelajaran bersama, terkait upaya peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di Kabupaten Kubu Raya.

“Selalu mengedepankan pelayanan publik. Mereka hadir memang tugasnya untuk melayani, bukan dilayani. Hal-hal seperti ini selalu kita coba lakukan untuk mengubah pola pikir dan budaya kerja Aparatur Sipil Negara,” ujarnya.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...