Lampion Kurang Laris di Kota Pontianak, Ini Penyebabnya…

Berpasang-pasang lampion masih menggantung di Toko Ratna Jalan Gajahmada Pontianak, Senin (28/01/2019).
Berpasang-pasang lampion masih menggantung di Toko Ratna Jalan Gajahmada Pontianak, Senin (28/01/2019).

Netizen.media – Perayaan Imlek sepekan lagi. Namun, tingkat penjualan pernak-perniknya di Kota Pontianak belum menggembirakan. Terutama lampion. Beberapa pedagang di seputaran Jalan Gajahmada mulai mengeluhkannya.

“Kalau tahun lalu, seminggu sebelum Imlek suudah laku 700-an. Tetapi sekarang, baru sekitar 300 pasang yang berhasil kita jual,” kata Candra (60), karyawan Toko Sari Rasa, ditemui di tempat kerjanya, Senin (28/01/2019).

Penurunan ini, ungkap Chandra, merupakan yang terburuk sejak Toko Sari Rasa ini berdiri sekitar lima tahun lalu. “Tidak hanya lampion sih. Barang lain seperti perlengkapan ibadah dan parsel juga ikut turun,” timpalnya.

Senada juga diakui Pemilik Toko Ratna di Jalan Gajahmada Pontianak, Yanto. Tahun lalu pada periode yang sama terjual 1.000 pasang lampion. Tetapi tahun ini berkisar 700 sampai 800 pasang. “Turun (penjualan lampion). Turunnya 20-30 persenlah,” katanya.

toko ratna1

Yanto menduga, penurunan ini disebabkan merosotnya daya beli masyarakat. Belum lagi kian beragamnya kebutuhan. “Pendapatan masyarakat menurun. Sementara sekarang kebutuhan masyarakat sudah beragam. Jadi untuk membeli lampion ini bukan lagi prioritas,” tutup Yanto.

Berita Terkait

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.