Warning!!! Toko dan Gudang Ini akan Dibongkar Satpol PP 

Petugas membongkar pagar yang dibangun di sempadan Jalan Veteran, Kecamatan Pontianak Selatan, Jumat (01/02/2019).
Petugas membongkar pagar yang dibangun di sempadan Jalan Veteran, Kecamatan Pontianak Selatan, Jumat (01/02/2019).

Netizen.media – Setelah membongkar pagar di Jalan Veteran dan memaksa dua pedagang buah untuk mundur dari sempadan jalan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pontianak akan membongkar empat toko dan satu gudang di Kecamatan Pontianak Selatan.

“Mereka diberikan waktu hingga 11 Februari untuk membongkar sendiri,” kata Syarifah Adriana, Kepala Satpol PP Kota Pontianak, ditemui usai penertiban, Jumat (01/02/2019) sore.

Penertiban terhadap bangunan yang melanggar sempadan jalan di Kecamatan Pontianak Selatan ini melibatkan beberapa instansi terkait.

Di antaranya, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), TNI dan Polri.

Tim gabungan ini menertibkan bangunan liar di sepanjang Jalan Gajahmada dan Veteran. Tidak terkecuali pedagang buah musiman. “Sekitar enam lokasi di wilayah Kecamatan Pontianak Selatan yang kita tertibkan hari ini,” kata Adriana.

bongkar pagar

Beberapa bangunan yang melanggar sempadan jalan langsung dibongkar. Tetapi untuk lima toko dan satu gudang masih diberi kesempatan untuk membongkar sendiri, yakni:

  1. Toko Keramik PD Usaha Jaya
  2. Toko Komputer Waycom
  3. Toko Otomotif Daya Surya Pratama
  4. Toko Bangunan Wiranata Sukses, dan
  5. Pergudangan PD Fajar Pratama Mandiri.

Adriana mengatakan, lima unit usaha tersebut terbukti melanggar Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2008 (Perda 3/2008) tentang Bangunan Gedung, karen menambah bangunaa hingga sempadan jalan.

Pemilik usaha yang melanggar Perda tersebut diminta merobohkan sendiri unit usahanya yang berdiri di sempadan jalan, sampai batas waktu 11 Februari 2019,

“Kalau sampai tanggal segitu tidak juga mereka indahkan, kita akan buat surat panggilan untuk proses hukum,” tegas Adriana.

Saat ini pemilik usaha tersebut mendapatkan peringatan terlebih dahulu. “Nanti kalau dari Pengadilan menyatakan itu melanggar Perda 3/2008, akan bongkar,” ujar Adriana.

Sementara terkait pagar di pinggir Jalan Veteran yang langsung dibongkar, Adriana menjelaskan, karwna tidak seorangpun pemilik usaha yang merasa memilikinya.

“Tadi kita sudah konfirmasi ke dua tempat, yakni Dealer Fortuna dan Waycom. Dua-duanya tidak ada yang mengaku dan pada saat mereka menyewa bangunan, pagar itu katanya memang sudah ada. Sementara kita amankan,” tutup Adriana.

my home
Berita Terkait
river x
Komentar
Loading...