Apin, Koruptor Alkes Sanggau Diringkus Jaksa di Jakarta

Apin, koruptor Alkes Sanggau diamankan Jaksa saat mendarat di Bandara Supadio, Rabu malam.
Apin, koruptor Alkes Sanggau diamankan Jaksa saat mendarat di Bandara Supadio, Rabu malam.

Netizen.media – Hari Liewarnata alias Apin, koruptor kasus pengadaan alat kesehatan RSUD Sanggau akhirnya dieksekusi oleh Tim Kejaksaan Negeri Sanggau, Rabu (6/2/2019) siang di Jakarta.

Penangkapan yang dilakukan jaksa ini berlangsung di apartemen Apin di Central Park Adaline, Grogol Jakarta Barat. Tim Kejari Sanggau yang meringkus Apin dipimpin Adityo Utomo dan Dedi Saras dibantu delapan tim Adyaksa Monitoring Center (AMC) Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.

Dari Jakarta, Apin langsung digiring terbang ke Pontianak. Ia tiba di Pontianak tepat pukul 20.00 WIB. Eksekusi ini dilakukan setelah putusan kasasi dikeluarkan Mahkamah Agung.

“Apin divonis empat tahun penjara dan uang pengganti Rp2,7 miliar. Sebelum melakukan penangkapan, penyelidikan terlebih dahulu dilakukan untuk mencari keberadaan Apin yang akhirnya diketahui di Jakarta,” jelas Ulfan Yustian Arif, Kasi Pidsus Kejari Sanggau.

Saat itu Apin sedang di apartemen miliknya, dan langsung ditangkap. Korupsi yang dilakukan oleh Apin pada pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) RSUD Sanggau yang dianggarkan sekitar Rp5 miliar pada tahun 2014.

“Ia (Apin, red) saat itu sebagai pelaksana proyek dan Ia sendiri merupakan terpidana ketiga yang dieksekusi oleh kita,” kata Ulfan.

Koruptor Alkes Sanggau diamankan Jaksa
Koruptor Alkes Sanggau diamankan Jaksa

Seperti diketahui, Apin sudah lama menjadi incaran pihak kejaksaan. Kasus korupsi sebelumnya yang membelit Apin adalah kasus korupsi Irigasi Jangkang Komplek, namun ia berhasil lolos alias bebas. Sedangkan PPK dan PPTK berikut konsultan pengawas dinyatakan terbukti bersalah, masing-masing dengan hukuman 8 tahun untuk PPK, PPTK dan konsultan pengawas 1,6 tahun.

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.