Horor…31 Hari, 119 Penjahat Ditangkap Polisi

Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono mengarahkan tongkat komandonya ke perut salah seorang tersangka, usai Press Conference, di Aula Mapolda Kalbar, Rabu (06/02/2019).
Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono mengarahkan tongkat komandonya ke perut salah seorang tersangka, usai Press Conference, di Aula Mapolda Kalbar, Rabu (06/02/2019).

Netizen.media – Hanya selama Januari 2019 atau 31 hari, terungkap 111 kasus premanisme dan kejahatan jalanan di Provinsi Kalbar. Pelakunya lebih banyak lagi; 119 orang yang ditetapkan sebagai tersangka.

“Sebagian besar kasus dilatarbelakangi faktor ekonomi,” kata Irjen Pol Didi Haryono, Kapolda Kalbar, saat Press Conference di Aula Mapolda Kalbar, Rabu (06/02/2019).

Dari total kasus yang ditangani selama Januari, ungkap Didi, masih didominasi kejahatan konvensional seperti pencurian dan penganiayaan.

Paling menonjol, kasus pencurian kabel Telkom di empat tempat berbeda, dan pembunuhan di Jalan Gusti Asmaun Dusun Pinang, Desa Malikian, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah.

Didi menjelaskan, untuk kasus pencurian kabel Telkom, 5 orang ditetapkan menjadi tersangka. “Kerugian yang diakibatkannya mencapai Rp650 Juta,” ungkapnya.

kabel telkom

Selain kerugian materil, ulah 5 pencuri kabel ini menyebabkan ribuan pelanggan Telkom merugi akibat terputusnya koneksi telepon dan internet.

“Bayangkan, 1 box ODC (Optical Distribution Cabinet) melayani 200 pelanggan. Kalau ditotalkan 25 titik, ada 5.000 pelanggan yang dirugikan,” rinci Didi.

Modus pelaku, lanjut Didi, dengan cara merusak Box ODC, kemudian mengambil kabel tembaga dengan cara membakar kulit pembungkus kabel.

Dari tangan pelaku, pihak kepolisian berhasil mengamankan 1 kantong konektor, 4 kilogram kawat tembaga yang diambil dari isian kabel jumper, 1 kendaraan roda dua, 4 unit frame LSA Cabinet Copper, serta 1 tang.

Sementara untuk kasus pembunuhan di Mempawah, kata Didi, dilatarbelakangi sakit hati, karena telah disodomi dan dijanjikan uang Rp500 Ribu.

“Pelaku memukul kepala korban menggunakan cangkul hingga tewas dan meninggalkannya hingga ditemukan,” terang Didi.

press conference

Atas pengungkapan kasus ini, Didi mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Apalagi Pemilu Serentak 2019 sudah mendekati Hari “H”.

“Tingkatkan kewaspadaan di wilayah tempat tinggal masing-masing dan lakukan deteksi dini terhadap potensi kejahatan. Mari kita ciptakan kondisi yang kondusif pada Pemilu serentak nanti,” ajak Didi.

my home
Berita Terkait
river x
Komentar
Loading...