Ini Pesan Nugra untuk Penyuluh Pertanian

Nugra Irianta Denashurya
Nugra Irianta Denashurya

Netizen.media – Tidak dapat dimungkiri, pemanfaatan teknologi pertanian di Provinsi Kalbar, khususnya Kabupaten Sambas sebagai lumbung padi, masih sangat kurang. Sehingga produktivitas petani cenderung stagnan, bahkan melorot.

“Penyuluh pertanian mesti maksimal memberikan pendampingan kepada masyarakat dalam memanfaatkan teknologi pertanian,” kata Nugra Irianta Denashurya, Calon Anggota DPRD Provinsi Kalbar, kepada Netizen.media, Kamis (28/02/2019).

Menurut Calon Legislatif (Caleg) Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Sambas ini, kendati teknologi pertanian sudah tersedia, tidak akan bermanfaat maksimal bila pemakaiannya tidak tepat.

“Di sinilah peran semua penyuluh, bagaimana mendampingi masyarakat supaya teknologi pertanian itu dapat digunakan dengan benar,” ucap Nugra.
Pendampingan itu, jelas Nugra, harus dimulai dengan penguatan kelembagaan di tingkat petani, yakni Kelompok Tani (Poktan) atau Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

Menurut Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Sambas ini, kualitas Poktan atau Gapoktan tersebut harus ditingkatkan. Di antaranya melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diberikan Penyuluh Pertanian.

Bimtek tersebut, misalnya terkait manajerial kelembagaan. Sehingga keberadaan Poktan atau Gapoktan dapat benar-benar dirasakan maafaatnya oleh masyarakat petani.

Setelah secara kelembagaan berjalan dengan baik, kata Caleg Partai Gerindra ini, Penyuluh Pertanian akan dapat lebih maksimal mendampingi masyarakat dalam penggunaan teknologi pertanian.

Muaranya, tambah Nugra, tentunya pada peningkatan produktivitas pertanian yang diharapkan linier dengan tingkat kesejahteraan masyarakat petani.

my home
Berita Terkait
river x
Komentar
Loading...