Jembatan Subah Amblas, Ini Kata Dinas PU Kalbar

Kabid Bina Marga, Dinas PU Provinsi Kalbar, Syarif Amin meninjau jembatan amblas di Desa Sungai Kajang, Subah, Kabupaten Sambas, Sabtu (16/03/2019).
Kabid Bina Marga, Dinas PU Provinsi Kalbar, Syarif Amin meninjau jembatan amblas di Desa Sungai Kajang, Subah, Kabupaten Sambas, Sabtu (16/03/2019).

Netizen.media – Amblasnya jembatan di Desa Sungai Kajang, Kecamatan Subah, Kabupaten Sambas, Sabtu (16/03/2019) lantaran kondisinya sudah lapuk dimakan usia. Kompositnya yang dibangun pada 1998 itu tergerus aliran sungai.

“Saat hujan deras, debit air Sungai Kajang meningkat dan arusnya deras, menggerus pondasi jembatan gantung yang sudah menurun,” jelas Syarif Amin, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PU Provinsi Kalbar, kepada wartawan, beberapa menit lalu.

Untuk memperbaikinya, menurut Amin, perlu dipasang bailey atau jembatan rangka baja ringan berkualitas tinggi. Pemasangannya membutuhkan waktu sekitar tiga hari.

Rencananya, ungkap dia, bentang bailey yang akan dipasang sepanjang 12 meter dengan lebar 4,2 meter pada posisi jembatan lama. “Senin mendatang mulai mobilisasi komponen bailey dari Workshop PU Batu Layang menuju Subah,” ungkap Amin.

Bibir jembatan yang ambruk akan diperkuat dengan cerucuk. Kemudian untuk merapikan oprit atau ujung jalan membutuhkan waktu dua hari dengan dukungan alat berat yang disewa dari perusahaan perkebunan sawit.

“Secepatnya kita perbaiki dan kita bangun. Dalam satu minggu, arus lalulintas dari Sambas ke Bengkayang atau sebaliknya akan normal seperti biasanya,” janji Amin.

Ia mengaku akan berkoordinasi dengan Dinas PU dan Perhubungan Kabupaten Sambas, termasuk Polres Sambas untuk mengatur arus lalulintas selama perbaikan jembatan tersebut.

Selain Bina Marga PU Provinsi Kalbar, lanjut Amin, perbaikan jembatan Sungai Kajang ini juga dilakukan Unit Pemeliharaan Jalan dan Jembatan (UPJJ) Wilayah II Kalimantan.

Amin yang turun langsung meninjau lokasi jembatan yang amblas itu, mendapat informasi kalau akses tersebut putus saat truk bermuatan lebih dari 8 ton sawit melintas. “Jembatannya ambruk dan truknya terguling,” pungkasnya.

Berita Terkait

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.