200 Siswa Kabupaten Landak Ikut Seleksi Paskibra

Para peserta Seleksi Paskibra di GOR Patih Gumantar Ngabang, Rabu (10/04/2019).
Para peserta Seleksi Paskibra di GOR Patih Gumantar Ngabang, Rabu (10/04/2019).

Netizen.media – Menjadi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) begitu menggiurkan. Sehingga 200 siswa dan siswi dari 32 sekolah di Kabupaten Landak rela bersusah payah mengikuti seleksinya di Gedung Olah Raga (GOR) Patih Gumantar Ngabang, Rabu (10/04/2019).

“Dari 200 peserta ini yang akan diambil hanya 32 orang, 30 siswa untuk Paskibra Kabupaten Landak, sementara 2 siswa lagi akan dikirim untuk Paskibra Provinsi Kalbar,” kata Yosef, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Landak, ketika membuka seleksi Paskibra.

Yosef mengungkapkan, seleksi ini berlangsung selama dua hari, masing-masing diikuti 100 peserta. “Materi seleksinya berupa tes kesehatan, parade, jasmani, pengetahun umum psikotes, PBB (Peraturan Baris Berbaris), kesenian dan wawancara,” rincinya.

Sementara tim seleksinya, tambah dia, melibatkan unsur TNI, Polri, Dinas Kesehatan serta Purna Paskibra Kabupaten Landak. “Mereka yang lolos seleksi diharapkan dapat mengharumkan nama Kabupaten Landak,” kata Yosef.

Dia juga berharap, melalui seleksi Paskibra ini akan melahirkan pemuda dan pemudi Kabupaten Landak yang mampu tambil melanjutkan kepemimpinan bangsa, cerdas, terampil, berbudi pekerti yang luhur, memiliki ilmu pengetahun yang luas.

“Sehat rohani dan jasmaninya, beriman dan bertakwa kepada Tuhan, rukun satu sama lainnya serta memiliki semangat untuk mengabdi kepada bangsa, negara dan masyarakat,” papar Yosef.

Semuanya, ingat Yosef, harus diperjuangkan sejak dini. Selain memerlukan pengorbanan, juga niat, tekad, semangat dan kerja keras yang tinggi. “Keuletan dan ketekunan dari pemuda pemudi itu sendiri,” katanya.

Indonesia, lanjut dia, merupakan negara yang besar, baik dari segi wilayah, jumlah penduduk, sejarah maupun budayanya. “Hanya di tangan orang-orang muda yang cerdas, bersemangat dan berdedikasi tinggi yang dapat membawa perjalanan bangsa ini menuju masa depan yang lebih baik, aman, damai serta rakyatnya sejahtera lahir dan batin,” jelas Yosef.

Sementara itu, salah seorang peserta seleksi dari SMA Negeri 1 Mempawah Hulu, Emen mengaku sangat berharap bisa lolos menjadi Paskibra. “Jika tidak, tentu kecewa. Karena kesempatan ini hanya satu kali. Tahun depan sudah kelas 12, jadi sudah tidak bisa ikut lagi,” katanya.

Berita Terkait

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.