Diduga Tenggak 3 Jenis Racun, Nenek Tewas di Pendopo

Petugas melakukan olah TKP penemuan mayat Tjen Ket Lang, di Pendopo Yayasan Pemakaman Marga Fui Kota Singkawang. –Foto: Polres Singkawang–
Petugas melakukan olah TKP penemuan mayat Tjen Ket Lang, di Pendopo Yayasan Pemakaman Marga Fui Kota Singkawang. –Foto: Polres Singkawang–

Netizen.media – Perempuan 51 tahun, Tjen Ket Lang ditemukan tewas dengan posisi tengkurap di lantai Pendopo Yayasan Pemakaman Marga Fui di Kelurahan Sijangkung, Kota Singkawang.

“Di sekitar tubuhnya ditemukan racun rumput, racun tikus dan racun ikan serta air mineral,” kata AKBP Raymond M Masengi, Kapolres Singkawang kepada wartawan, Selasa (23/04/2019).

Jenazah nenek yang berdomisili di Jalan Sagatani Norio, Kelurahan Sijangkung, Kecamatan Singkawang Selatan ini kali pertama ditemukan Bajay (51) pada Senin (22/04/2019) sekitar pukul 16.30 WIB.

Bajay yang kebetulan ke Pendopo Yayasan Pemakaman Marga Fui, melihat sesosok perempuan berbaju kaos, dengan celana panjang hitam, tertelungkup di lantai.

Lantaran penasaran, Bajay pun mengajak Cin Fuk Liong (51) untuk memeriksa sosok perempuan yang di sekitarnya terdapat berbagai jenis racun itu. Ternyata mereka mengenalinya sebagai Tjen Ket Lang.

Jelas saja mereka kaget setelah mengetahui Tjen Ket Lang sudah tidak bernyawa lagi. Cin Fuk Liong pun langsung menyampaikan kabar tersebut ke Tjhen Tho Kiong, adik dari perempuan yang diduga bunuh diri tersebut.

Tidak lama berselang, kematian Tjen Ket Lang ini pun menyebar ke warga lainnya. “Sekitar pukul 17.00 WIB, warga melaporkan penemuan mayat ini ke polisi,” kata Kapolres Raymond.

Mendapati informasi tersebut jajaran Polsek Singkawang Selatan beserta SPK, Tim Merpati dan Unit Identifikasi Polres Singkawang meluncur ke lokasi.

Setelah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas pun membawa jenazah Tjen Ket Lang ke RSUD Abdul Aziz Singkawang untuk divisum et revertum. “Diduga meninggal akibat mengonsumsi racun yang ditemukan di sekitar tubuhnya,” kata Raymond.

Berdasarkan keterangan anak kandungnya, Dessy (22), Tjen Ket Lang pernah mengeluhkan penyakitnya yang sudah kronis dan susah tidur. “Dia juga pernah mengeluh tentang kelanjutan kehidupan anak-anaknya di kemudian hari,” ungkap Raymond.

Keluhan tersebut juga disampaikan Tjen Ket Lang ke tetangganya, disertai keinginan untuk segera mengakhiri hidupnya.

“Berdasarkan keterangan tetangganya, dia pergi dari rumah sekitar pukul 09.00 WIB, tetapi tidak diketahui tujuannya, hingga ditemukan meninggal,” tutup Raymond.

my home
Berita Terkait
river x
Komentar
Loading...