Manfaatkan KUR dan UMi di Sanggau dengan Baik

Rakor KUR dan UMi
Rakor KUR dan UMi Provinsi Kalbar, di Ruang Musyawarah Lantai 1 Kantor Bupati Sanggau, Rabu (08/05/2019). 

Netizen.media – Untuk meningkatkan perekonomian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sanggau berharap masyarakat dapat memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Ultra Mikro (UMi) dengan baik.

Demikian disampaikan Bupati Sanggau, Paolus Hadi ketika memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) KUR dan UMi Provinsi Kalbar, di Ruang Musyawarah Lantai 1 Kantor Bupati Sanggau, Rabu (08/05/2019).

“Saya senang bisa bertemu pada forum ini, untuk bisa bersama-sama membicarakan bagaimana kita memberdayakan KUR dan UMi ini agar membumi di masyarakat,” kata Paolus Hadi.

Paolus Hadi
Paolus Hadi

PH–sapaan Paolus Hadi–mengatakan, Rakor ini merupakan kesempatan yang baik untuk bersama-sama memikirkan bagaimana memfokuskan KUR dan UMi di Kabupaten Sanggau.

Menjadi kesempatan yang baik, lantaran dihadiri beberapa pihak terkait yang dapat memuluskan program nasional tersebut. Di antaranya Dirjen Pembendaharaan Provinsi Kalbar, Edwar Nainggolan.

Selain itu hadir pula Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Sekretariat Daerah (Setda) Sanggau Roni Fauzan, Kepala KPPN Sanggau Ika Hermini Novianti

Kemudian Kepala Disperindagkop Sanggau Syarif Ibnu Marwan, para pimpinan perbankan, pegadaian dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Sanggau.

PH berharap Rakor KUR dan UMi tidak hanya dilaksanakan kali ini, melainkan secara berkelanjutan. “Saya rasa penting untuk dibuat tim koordinasi untuk memudahkan kita saling berkoordinasi,” kata PH.

Di tempat yang sama, Dirjen Pembendaharaan Provinsi Kalbar, Edward Nainggolan mengatakan, Rakor ini untuk bersama-sama mendengar kondisi lapangan dan mendiskusikannya.

Sebagaimana diketahui, KUR dan UMi diharapkan menjadi salah satu alat atau media permodalan masyarakat, tetapi sering tidak termanfaatkan. “Salah satu permasalahannya karena mereka sulit meyakinkan pihak perbankan,” ungkap Edward.

Padahal, di samping menyentuh pedagang-pedagang kecil, KUR dan UMi ini untuk mengurangi jeratan rentenir. “Pihak perbankan dan pegadaian jangan kalah cepat dengan rentenir,” pinta Edward.

my home
Berita Terkait
river x
Komentar
Loading...