Tingkatkan Pengawasan di Ujung Negeri

Lukanus Lukas Pasalima
Lukanus Lukas Pasalima

Netizen.media – Pengawasan perbatasan Indonesia-Malaysia harus terus ditingkatkan. Bukan semata demi pertahanan dan keamanan, tetapi juga untuk memberi pemahaman kepada masyarakat di ujung negeri ini, supaya menaati peraturan yang telah dibuat dan disepakati kedua negara.

“Misalnya di daerah perbatasan itu ada aturan kalau nilai belanjanya tidak lebih dari Rm600,” kata Lukanus Lukas Pasalima, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kalbar, dihubungi Netizen.media, Kamis (09/05/2019).

Lukas mengungkapkan, dari dulu masyarakat perbatasan, seperti di sekitar border Jagoi Babang memang menggunakan dua mata uang, yakni Rupiah Indonesia dan Ringgit Malaysia.

Olehkarenanya, pengawasannya harus ditingkatkan, jangan sampai penggunaan mata uang jiran melebihi yang telah disepakati kedua negara.

“Kendati banyak yang memakai Ringgit, tidak menyurutkan rasa kebangsaan warga perbatasan dalam menggunakan Rupiah. Pemerintah juga mesti mengawasinya, supaya masyarakat tetap mencintai Rupiah,” kata Lukas.

Ia juga berharap seluruh pihak terus memantau dan berkontribusi positif bagi perkembangan kawasan perbatasan negara di Provinsi Kalbar.

“Harapannya geliat perekonomian di kawasan perbatasan dapat terus meningkat, tanpa melupakan regulasi yang telah ditentukan,” tutup Lukas.

my home
Berita Terkait
river x
Komentar
Loading...