Listrik Padam di Bulan Puasa, Dewan Kalbar akan Panggil PLN

Mad Nawir
Mad Nawir

Netizen.media – Ramadan baru sepekan, tetapi listrik sudah berkali-kali padam, hampir di semua kecamatan di Kota Pontianak, Ibukota Provinsi Kalbar. Parahnya, lebih sering pada waktu sahur, berbuka puasa dan tarawih.

“Ini sudah sangat luar biasa. Kita tidak bisa berdiam diri,” kata Mad Nawir, Anggota DPRD Provinsi Kalbar, ketika dihubungi Netizen.media, Sabtu (11/05/2019) malam.

Masyarakat serin mengeluhkan permasalahan ini ke wakil rakyatnya, karena listrik padam sudah sangat mengangganggu aktivitas mereka selama bulan puasa ini.

Mad Nawir memastikan akan mengambil tindakan tegas terhadap masalah kelistrikan ini. “Melalui Banmus (Badan Musyawarah) DPRD, kita akan mengagendakan pertemuan dengan PLN,” katanya.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Kalbar ini mengatakan, pemanggilan terhadap PLN tersebut untuk mengetahui secata detail mengenai penyebab seringnya listrik padam di bulan suci Ramadan ini.

“Alasan yang diberikan pihak PLN terkait pemadaman selalu alasan klasik, terus beruang. Saya cuma ingin kejujuran dan kepastian dari perusahaan plat merah ini,” kata Mad Nawir.

Ia meminta PLN lebih profesional menanggapi masalah ini. Jangan hanya memberikan dalih kepada masyarakat yang menderita karena listrik padam.

Menurut Mad Nawir, listrik yang sering padam ini lantaran pelayanan PLN sangat buruk, tidak sebanding dengan tarif listrik yang dibebankan kepada pelanggannya.

“Kalau listrik padam ini terus berlanjut, masyarakat tentu akan resah. Jangan sampai menimbulkan aksi demontrasi,” ingat Mad Nawir.

Permasalahan kelistrikan di Kalbar, khususnya di Kota Pontianak seyogianya telah dapat ditangani. “Ini sungguh sangat memalukan. Kita sudah puluhan tahun merdeka, tetapi tidak bisa mengatasi satu masalah yaitu listrik,” kata Mad Nawir.

Ia juga berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar juga turun tangan untuk mengatasi permasaahan kelistrikan ini. “Kita sebagai Legislatif dan Eksekutif harus bertindak tegas,” tutup Mad Nawir.

Berita Terkait

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.