Gubernur Sutarmidji Ingin Eselon III Dibawah 35 Tahun

Gubernur Sutarmidji membuka pertemuan Bupati dan Wali Kota se Kalbar. Foto: Dwi Suprihadi/Netizen.media
Gubernur Sutarmidji membuka pertemuan Bupati dan Wali Kota se Kalbar. Foto: Dwi Suprihadi/Netizen.media

Netizen.media – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji menghadiri pertemuan Diseminasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah bagi Bupati dan Wali Kota se Kalbar di Ulin Kruing Room, Aston Pontianak Hotel dan Covention Center, Rabu (24/07/2019).

Diseminasi ini berfokus pada Sumber Daya Manusia (SDM) untuk pembangunan daerah. Juga merupakan upaya untuk mengoptimalisasi pengembangan kompetensi ASN di Pemerintahan Daerah dan Pemerintahan Provinsi.

Gubernur Sutarmidji mengucapkan, ke depan ASN Eselon III dibawah umur 35 tahun yang mengambil alih estafet kepemimpinan.

“Eselon III yang didorong untuk mengambil estafet kepemimpinan ke depannya. Usianya jangan lebih dari 35 tahun,” kata Sutarmidji.

Midji-sapaan akrab-Sutarmidji berkeinginan, ASN muda diberi kesempatan untuk mengelola pemerintahan. Disisi lain, hal tersebut merupakan aset jangka panjang yang diharapkan dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berkompeten.

Mantan Wali Kota Pontianak itu menegaskan, Diklat-diklat yang dilaksanakan juga harus terarah agar tidak boros anggaran.

“Kita juga harus hitung-hitungan. Maka dari itu, Diklat harus betul-betul terarah. Karena Diklat dibutuhkan untuk impelementasi percepatan dalam pencapaian rencana-rencana yang tertuang dalam RPJMD,” tegasnya.

Ia berpendapat, percuma RPJMD-nya bagus tapi yang mengimplementasikannya tidak ada. “Orang-orang yang berkompeten harus tersedia, masak tidak ada. Yang ada bahkan sudah mau pensiun,” demikian Sutarmidji.

Laporan: Dwi Suprihadi

my home
Berita Terkait
river x
Komentar
Loading...