Pemerintah Cek Kondisi Daging Kurban saat Idul Adha

drh Yudha Dwi Harsanto memeriksa organ dalam sapi kurban di halaman Masjid Darussyakirin, Komplek Griya Husada, Jalan Sungai Raya Dalam, Kubu Raya
drh Yudha Dwi Harsanto memeriksa organ dalam sapi kurban di halaman Masjid Darussyakirin, Komplek Griya Husada, Jalan Sungai Raya Dalam, Kubu Raya. Foto: Dwi Suprihadi/Netizen.media

Netizen.media – Untuk memastikan kelayakan daging kurban, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Barat mengecek daging kurban di beberapa masjid saat perayaan Idul Adha, Minggu (11/08/2019) pagi.

drh Yudha Dwi Harsanto dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalbar mengatakan, pengecekan hewan dan daging kurban guna memastikan daging laik konsumsi. Juga mencegah penularan penyakit hewan ke manusia.

“Apabila ditemukan penyakit. Maka kami lakukan afkir (pembuangan) sebagaian atau keseluruhan organ,” kata drh Yudha ditemui Jurnalis Netizen.media di Masjid Darussyakirin, Jalan Sungai Raya Dalam, Kubu Raya, sesaat lalu.

Di masjid komplek terbesar di kawasan Serdam ini, ada 17 hewan kurban disembelih. Terdiri dari 11 ekor kambing dan 6 ekor sapi.

Dari hasil pemeriksaan petugas, ditemukan satu ekor sapi mengidap penyakit thelaziasis (cacing mata). Organ dalamnya terdeteksi infeksi dari cacing hati. Akibatnya, sapi divonis mengalami sirosis hati.

“Ada satu ekor sapi yang mengidap penyakit thelaziasis khususnya dibagian matanya. Kami harus afkir (buang) itu, dan juga organ dalamnya mengalami infeksi akibat cacing hati. Sehingga terjadi sirosis hati, dan kami juga afkir itu,” bebernya.

Untuk daging kambing yang ada di Masjid Darussyakirin tidak ditemukan masalah. Sehingga, daging kambing layak dibagikan dan dikonsumsi masyarakat.

Berita Terkait

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.