Wali Kota Edi Bantu Korban Angin Puting Beliung

Wali kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyerahkan secara simbolis bantuan seng kepada salah satu warga Kelurahan Saigon, Pontianak Timur
Wali kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyerahkan secara simbolis bantuan seng kepada salah satu warga Kelurahan Saigon, Pontianak Timur

Netizen.media – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, memberi bantuan 733 keping seng kepada warga yang mengalami bencana angin puting beliung di Perumnas IV, Kelurahan Saigon, Kecamatan Pontianak Timur, Kamis (15/08/2019).

Ada 53 rumah rusak akibat angin puting beliung. Sebagian besar, kondisi atap sengnya terlepas. Perumahan tipe 21 umumnya menggunakan kayu kelas tiga. Seperti kasau, reng serta genteng metal. Sehingga angin kencang dengan mudah melepaskan dari rangkanya.

“Kami berikan bantuan langsung berupa seng. Nanti masyarakat membangun sendiri atap rumahnya masing-masing,” ucap Edi Kamtono usai menyerahkan bantuan.

Kepada warga, Edi menyarankan, supaya memperkokoh konstruksi atap rumahnya. Misalnya, memasang kuda-kuda dengan kayu kelas dua. Sehingga ketika terjadi angin kencang, tidak mudah rusak.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Tetapi kita harus siap, khawatir papan jatuhan seng menimpa. Info yang saya terima, ada 12 rumah yang paling parah kerusakan atapnya,” ujar Wali Kota Edi.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak, Saptiko mengatakan, dari hasil pendataan Kelurahan Saigon, tercatat 53 rumah warga rusak akibat angin puting beliung.

“Ada rumah yang parah kerusakannya. Semua atapnya terangkat oleh pusaran angin puting beliung,” ungkapnya.

Setakat ini, pihaknya hanya sebatas memberikan bantuan seng untuk segera digunakan masyarakat. Supaya atapnya normal kembali. Saptiko mengatakan, cuaca kini sulit untuk diprediksi. Apalagi di wilayahnya kurang pepohonan yang tinggi untuk menekan angin.

“Adanya pohon bisa mengurangi angin. Sebab daerah yang sering terjadi puting beliung adalah daerah yang tidak memiliki pepohonan tinggi,” sebutnya.

Saptiko pun mengharapkan, warga untuk menanam pohon sehingga keberadaan pohon bisa menahan angin. Selain itu, membangun rumah juga harus memperhatikan konstruksi rangka atapnya.

“Terutama rumah yang menggunakan rangka baja ringan sangat rawan terhadap puting beliung,” analisanya.

Lurah Saigon, Yuspriati menyampaikan, rumah yang terkena musibah angin puting beliung masih bisa ditempati. Tidak ada warga yang mengungsi.

“Sementara ini mereka menutupi atap rumahnya dengan terpal bantuan dari Dinas Sosial Kota Pontianak. Setelah menerima bantuan seng dari BPBD Kota Pontianak ini, warga akan segera memasang atapnya masing-masing,” terangnya.

my home
Berita Terkait
river x
Komentar
Loading...