Baru Dilantik, Edy Temui Demonstran

Eddy R Yacoub menyapa para demonstran dan membacakan pernyataan sikap resmi DPRD Provinsi Kalbar, Senin (30/09/2019). foto: Netizenmedia
Edy R Yacoub menyapa para demonstran dan membacakan pernyataan sikap resmi DPRD Provinsi Kalbar, Senin (30/09/2019). foto: Delly P/Netizenmedia

Netizen.media – Pelantikan 65 Anggota DPRD Provinsi Kalbar masa bhakti 2019-2024 diwarnai unjuk rasa ribuan mahasiswa yang menyuarkan penolakan terhadap revisi RUU tentang KPK, RKUHP dan sejumlah RUU lainnya yang akan disahkan DPR-RI, Senin (30/09/2019).

Gelombang aksi memang terjadi dalam sepekan ini di berbagai daerah se-nusantara dan momentum tersebut bersamaan dengan pelantikan legislatif Provinsi Kalbar hasil Pemilu 2019. Akibatnya, meski suasana dalam ruang pelantikan Gedung Dewan berlangsung khidmat, namun teriakan dan yel-yel massa di luar gedung masih terdengar jelas melalui pengeras suara para demonstran.

Ternyata aksi yang mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian itu membuat salah seorang Anggota Dewan yang baru saja dilantik yakni DR H Edy R Yacoub MSi merasa terpanggil untuk menemui para pendemo.

Figur yang satu ini dulunya aktivis di era 80-an. Kemudian mengawali karirnya sebagai akademisi di Universitas Tanjungpura dan mantan Wakil Walikota Singkawang. Iapun keluar ruangan dan mengambil komando massa untuk berdialog.

Edy menjawab kegelisahan para pemuda dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Pontianak. Ia membacakan pernyataan sikap DPRD Kalbar didampingi Ketua Sementara DPRD Kalbar, Minsen dan Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono. “Kami, DPRD Provinsi Kalimantan Barat berkomitmen mengawal dan menyampaikan persoalan-persoalan di Kalimantan Barat yang dituntut oleh aliansi mahasiswa dan pemuda Kalbar Menggugat, serta memberikan mosi tidak percaya kepada anggota DPR RI yang mengesahkan revisi UU KPK,” kata Edy yang juga Wakil Ketua Sementara DPRD Provinsi Kalbar.

Edy merupakan legislatif Partai Golkar asal daerah Pemilihan Kota Singkawang – Kabupaten Bengkayang. Namanya memang sudah tidak asing lagi dalam dunia pendidikan. Pada kesempatan itu Ia juga menjelaskan pihaknya senantiasa mendorong agar diberikan sanksi tegas pencabutan izin dan mempidanakan korporasi yang terbukti menyebabkan kebakaran hutan dan lahan di Kalbar. “Kami juga meminta pihak penegak hukum untuk segera membebaskan para petani atau peladang yang tidak terbukti melakukan pembakaran lahan,” kata dia bersemangat.

Di akhir dialog, Edy menyampaikan akan terus memperjuangkan kemajuan dan perubahan bagi Kalimantan Barat, terutama dalam bidang pendidikan dan kesehatan. “Saya akan terus berkarya untuk selalu siap menjembatani generasi muda sehingga mampu menjadi pemimpin terbaik di masa depan,” ujarnya ditemui Netizen.media usai aksi massa.

my home
Berita Terkait
river x
Komentar
Loading...