Andi: Tindaklanjut Hak Nelayan Sungai Kunyit, oh Pemerintah!

Andi Kamarudin saat ditemui di Kantor Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Kalbar
Andi Kamarudin saat ditemui di Kantor Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Kalbar. Foto: Dwi Suprihadi/Netizen.media

Netizen.media – Lantaran tidak ada progres dan solusi dari pemerintah, rombongan nelayan Sungai Kunyit datangi Kantor Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Kalbar. Kedatangan rombongan nelayan tersebut disambut oleh dinas terkait dan dilakukan audiensi di Aula Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Kalbar Jalan Sutan Syarir Kelurahan Sungai Bangkong, Pontianak Kota, Selasa (01/10/2019) sekitar pukul 10.00 pagi.

Rombongan nelayan tersebut terdiri dari 22 orang. Jumlah tersebut merupakan gabungan dari nelayan juluk, nelayan kelong, dan nelayan pukat.

Pengurus Nelayan Sungai Kunyit, Andi Kamarudin mengatakan kedatangannya bersama rombongan nelayan bertujuan untuk menindaklanjuti nasib nelayan akibat dampak pembangunan Pelabuhan Internasional di Pantai Kijing.

“Sebelumnya kami sudah menyurati pak Gubernur untuk meminta audiensi dan mendengarkan penjelasan penanganan data nelayan yang terdampak pembangunan Pelabuhan Internasional Kijing”, kata Andi.

Andi menambahkan, pihaknya telah menyerahkan data nelayan yang terdampak tersebut ke Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Kalbar. Namun, hingga saat ini belum ada tindaklanjut dari dinas terkait.

“Nelayan yang terdata sebanyak 1.203. Data tersebut sudah kami masukkan ke Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi. Tapi, sampai saat ini kami belum mengetahui kelanjutannya”, jelas Andi.

Andi berharap pemerintah bijak dalam menangani persoalan nelayan. Pemerintah harus membayar dampak sosial dan ekonomi yang dialami para nelayan akibat pembangunan pelabuhan.

“Kita datang kesini untuk menuntut hak dan keadilan karena udah ada beberapa nelayan yang sudah dibayar. Akibat dari pembangunan pelabuhan itu tidak hanya berdampak pada sebagian nelayan saja, tapi semua nelayan yang ada Sungai Kunyit merasakan dampaknya. Oleh sebab itu, kami meminta keadilan dalam hal ganti rugi”, tutup Andi.

my home
Berita Terkait
river x
Komentar
Loading...