Nelayan Sungai Kunyit Tuntut Janji Pemerintah

Andi Kamarudin (kemeja abu-abu), Koordinator Nelayan Sungai Kunyit
Andi Kamarudin (kemeja abu-abu), Koordinator Nelayan Sungai Kunyit. Foto: Dwi Suprihadi/Netizen.media

Netizen.media – Lantaran belum adanya kejelasan ganti rugi, nelayan Sungai Kunyit kembali datangi kantor Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Kalimantan Barat, Rabu (09/10/2019). Nelayan tersebut meminta kejelasan nasib mereka atas dampak dari pembangunan Pelabuhan Internasional Kijing.

Andi Kamarudin, koordinator nelayan Sungai Kunyit mengatakan sampai saat ini belum ada respon dari pemerintah.

“Kita sangat merasa kecewa dalam hal ini. Kepala Dinas selalu mengatakan hal yang sama, yakni akan mengusahakan nasib para nelayan. Namun, tindaklanjutnya tidak ada”, kata Andi.

Sebelumnya, sebanyak 22 nelayan telah melakukan audiensi bersama Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Kalbar. Dinas terkait menyatakan bahwa aspirasi tersebut akan dibahas dalam rapat tim terpadu setelah audiensi tersebut.

Lebih lanjut, Andi mengatakan rapat bersama tim terpadu tidak memberikan kejelasan nasib nelayan Sungai Kunyit.

“Audiensi lalu, Kepala Dinas mengatakan akan membahas persoalan nelayan bersama tim terpadu. Tapi, rapat bersama tim terpadu juga tidak membuahkan hasil. Artinya, ini cuma janji-janji saja”, jelas Andi dengan nada tinggi.

Andi menambahkan pihaknya tidak mempermasalahkan bila proses ganti rugi nelayan dilakukan tahun depan. Menurutnya, nelayan akan memahami proses birokrasi di pemerintahan.

“Tidak masalah kalau harus tahun depan. Kami cuma minta kejelasan dari pemerintah terkait nasib para nelayan kami. Itu saja”, tutup Andi.

my home
Berita Terkait
river x
Komentar
Loading...