Petugas Bea Cukai Badau Sita 62 Butir Peluru asal Malaysia

Barang Bukti. Peluru ini disita petugas Bea Cukai Badau dari Basri. Foto: Andre/Netizenmedia
Barang Bukti. Peluru ini disita petugas Bea Cukai Badau dari Basri. Foto: Andre/Netizenmedia

Netizen.media – Petugas Bea Cukai Nanga Badau berhasil menggagalkan masuknya puluhan butir peluru asal Malaysia yang dibawa warga Desa Sri Wangi, Kecamatan Boyan Tanjung, Kabupaten Kapuas Hulu, bernama Basri.

Peluru asal Malaysia itu hendak dibawa ke Indonesia lewat Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalbar, Sabtu (19/10/2019).

Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Penindakan dan Sarana Operasi Bea Cukai Badau, Gery Riokadapi menerangkan, kejadian bermula ketika mobil penumpang (ojek/travel) dari arah Malaysia dengan nomor polisi QSY 9392 Putih melintasi PLBN Badau sekitar pukul 06.00 WIB. Mobil yang dikemudikan sopir bernama Syahrul membawa satu penumpang yakni Basri.

“Saat itu Basri turun di depan pos imigrasi untuk melakukan penutupan paspor. Setelah menutup paspor, petugas yang berjaga pagi di pintu kedatangan, meminta saudara Basri untuk menurunkan seluruh barang bawaannya dari mobil untuk diperiksa melalui mesin x-ray,” beber Gery.

Petugas lantas curiga terhadap satu kaleng makanan yang dibawa Basri. Mereka meyakini ada yang tidak beres dalam kaleng tersebut. Petugas lantas meminta Basri untuk membuka kaleng itu. Kepada petugas, Basri mengaku kaleng tersebut berisikan beras.

“Karena petugas masih curiga, akhirnya diputuskan untuk mengeluarkan isi yang ada dari dalam kaleng tersebut. Saat seluruh beras sudah dikeluarkan, terdapat plastik hitam yang masih tersimpan disana,” ungkap Gery.

Saat diintrogasi, Basri mengaku tidak mengetahui isi dari plastik itu. Setelah petugas memeriksa isinya, ditemukan 62 butir peluru untuk berburu.

“Dari pengakuan Basri, kaleng makanan tersebut merupakan titipan dari temannya yang berada di Sri Aman. Dia diminta untuk membawanya ke Desa Sri Wangi, Kecamatan Boyan Tanjung,” tutur Gery.

Mengetahui barang bawaan adalah peluru, pada pukul 13.40 WIB petugas Bea Cukai Badau menyerahkan barang bukti berupa 62 butir peluru ke Polsek Badau, untuk diproses dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan berlaku.

Berita Terkait

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.